Sastra/puisi

KENANGAN UNTUK NDRA

Kau ingat ndra, saat hujan datang ribuan pasang berlari ke atap persegi sekedar untuk berteduh , tetapi hanya kita yang berjalan , menikmati daun yang sedang menadang air, bahkan yang melekat dengan tubuh , satu persatu basah meningal kan tanda 

kau ingat ndra saat awan mulai gelap ,seluruh kaki berlari , takut menatap air yang lebat , tapi tidak dengan kita ,angin membawa satu kisah dan jutuaan rintik grimis saksinya

Tapi era merubah semua ,ketika raga bersama , dalam keadaan dan situasai yang berbeda kau lupa, saat berjalan hujan datang , kau tak peka waktu mengingatkan kisah yang pernah kita tunda , tapi kau sibuk mencari atap sekedar takut basah, bahkan saat ku mencoba menarik ingatan mu ,kau terpaksa berlari menghindari hujan yang dengan senang hati menyimpan memory, kau lupa semua ndra , kau tak ingat kisah kita ? Dan

Apa kau ingat ndra, saat tubuh menunggu kedatangan mu di sisi peron kereta , walau amarah memuncah ku , ketikap melihat wajah mu aku senyum dan tersipu karna pelukan mu lebih dulu menghampiri ku 

tapi semua hanya masa lalu , ketika kini aku menungu mu , yang selalu luput dengan waktu , kau datang bukan dengan pelukan , tapi sibuk menjelasakan tentang persiapan 

kau ingat ndra, saat dulu melalui malam kita enggan terpejam, menghabis kan waktu dengan cerita, tawa dan pelukan seakan kita adalah sepasang yang mabuk romanpicisan 

kini saat malam menghampiri ,kau habiskan sisa nya dengan memejam kan mata, apa kau mulai lelah ndra? pantas kah aku bertanya , apa kah kau andra ku yang dulu? Apa kah kisah kita benar-benar berlalu ? Apa kah kebersamaan kita kini tak semenarik dulu? Apakah zaman menelan memory mu? 

Kata kan ndra? Atau, apa kah cinta mu telah beku? Menelan nasib sudah ku terima , aku tak apa ! Harus nya kau mampu membawa takdir dalam kisah, walau tak nyata 

aku mencermati tiap langkah mu ndra,sekedar ingin tau apa kah kau andra yang selalu ku sebut dalam doa, aku tak memaksa terus bersama , setidak nya bisa kah kau mengemabali kan ingatan tentang kita? 

kecewa telah ku telan,kau tak salah , hanya aku yang terlalu mecinta , sikap lupa mu membuat ku sadar bahwa waktu adalah keyataanya , dan kita sekedar kisah yang mejadi legenda bukan realita nya . 

Sedikit saja ndra ,kenang ini dengan peka aku wanita, masih wanita mu ,masih dengan tubuh dan jiwa yang sama mencinta hanya dengan satu hati yang nyaris pergi tanpa sisa . 

Kenangan untuk ndra 

dalam ruang tanpa bintang ,bogor 2007-2017

_juliapanjul_

#kenangan #lampau #legenda #lovestory #sajak #novel #sastra

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s