Lelaki · lovestory · perempuan · Sastra/puisi

RINDU yang bukan miliku

Tak dapat di percaya , diri seperti di rasuki roh para dewa cinta yang nyatis tiap malam mengangu ketenagan tidur ,berkencamuak asa menjadikan amarah adalah pelarian  , apa yang terjadi jika hati menjerit-jerit menerikan nama yang jauh di mata , 

enggan menerima nasib, kemalang seoarang gadis yang ditingal pengantin pria imipan nya menjadi sebuah pertanda bahwa hidup nya tak kan bahagia . 

Apa seburuk itu ? 

Harus tidak , yaa jutaan kali selalu meyakini diri , bahwa masih banyak tulang rusuk yang utuh untuk ku bersandar , bukan dia .. tidak dia jangan dia .. 

Menatap bulan tak terang, bahkan bintang sudah berpasang -pasangan , lalu bagaimana dengan ku , yang hanya diam seoalah tak ada waktu menunggu pendatang baru 

sumpah yang mengikat kini kiat menjelimat ,dosa yang kerap di tuai sekedar menaruh rindu yang terlarang , ini sudah beda zaman , sudah beda cuaca tetapi hanya nama nya yang terus tertata dalam fikir maupun zizir . 

bukan tidak sadar , tapi rindu terlalu berakar , tak pernah menemukan kaki dan tulang yang kokoh untuk bersandar , hanya merindunya yang membuat ku terbakar dalam ketidak pastian 

suara terus ku dengar , suara sabda dari Tuhan , apa kah ini ujian iman ? Atau sekedar nafsu yang mengancam ? 

Jika menyebutkan nama Tuhan seolah Tuhan pun mual mendengar nya , karna memang bukan aku wanita nya , 

siapa yang dapat membantu ku dalam zona penantian , tak ada , aku bergerak sendiri , bicara sendiri, bahkan sakit dan derita ku tangung sendiri , 

katakan pada nya , percuma atau diam saja itupun akan sia sia 

menerima cinta mudah, menolak perginya pun bukan perkara yang susah , tapi membendung asa yang tak pernah bangkit itu rumit bahkan sakit 

seperti rindu yang semangkit sempit ,menghimpit rongga dalam tubuh,sesak dan tak bernafas, mengingat siapa aku , dan siapa dia ! 

Sekedar mencinta saja bisa , menahat rindu yang membuat ku tak kuasa , tau diri menjadi wanita yang pernah di tinggal pergi adalah bukti bahwa tidak ada yang bisa ku pertahan kan selain sadar rindu ku kini milik yang lain . 

Salah kah itu tuhan, diman dosa nya apa hukumanya atau adakah pecutan untuk penikmat nya , entah apa ,aku tetap tak peduli , hasrat membuat tubuh merangsang dalam kisa yang dulu lampau , hingga sadar kini kau milik orang 

merundukan kan kepala mengapus air mata ,bicara dengan narasi hati menyadari diri bahwa dia bukan miliku lagi , sakit dan kecwaa ku telan mentah panduan air mata tak jua padam , amarah menyerang ketika sadar aku rindu  yang bukan milik ku . 

Rindu terlarang bogor 2017
Oleh _JuliaPanjul

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s