Buku · cerbung · cerpen · fiksi · Gaya Hidup · Hari wanita · Pejuang Dunia · perempuan · Ra.Kartini · Sastra/puisi · Tak Berkategori

Selmat Hari Kartini 

​Wanita makluk sempurana yang paling indah ciptaan-Nya ,

berhati baja ber-praga sutra, 

Tangisanya adalah wujud kasih 

Suara dan gerak nya penuh inspirasi

Kemarahan nya soal peduli

Diam nya sebagai kesadaran diri 

Wanita , teruslah berjaya untuk dunia agama dan keluarga 

Sebuah pencitraan paling sempurna ketika tangan lembutnya merangkul kenadala tetap dengan senyum nya yang indah . 

Wanita sosok yang tanguh untuk para suami dan anak cucu nya kelak 

Bahu nya tetap kukuh walau kulit nya mulai menumpuk peluh , 

Meski tak mengurangi naif nya diri Zaman mengubah pola pikir dunia ,terkadang wanita pula makhluk yang paling riskan dengan gaya nya , 

kembali lah … Kembali pada zaman yang menjadikan harga diri sebagai angka mati 

Mengembalikan iman sebagai pondasi untuk tetap menjadi makhluk Tuhan yang penuh welas dan asih 

Karna kita wanita indonesia sejati yang terinpirasi dari RA.kartini 

_selamat hari kartini ,berjayalah wanita indonesia _ 

JuliaPanjul_

Advertisements
addict · Buku · cerbung · cermis "cerita misteri · cerpen · fiksi · Gaya Hidup · insomnia /penyakit · Lelaki · lovestory · novel · Pejuang Dunia · perempuan · Sastra/puisi · short story · Tak Berkategori

Novel : Calon MaMa         BaB 5 : firts Love           karya : julia panjul 

Anima menigalkan jejak di setasiun kereta lewat tulisan tanganya yang menuliskan jelas nama ku , semangkin tak kendali untuk menemukan gadis solo itu, hari bergulir cepat , rara tak henti memberikan kabar lewat ponsel bang tino . Rasa tidak enak ku mulai mengeluti jika harus setiap hari bang tino bolak balik meminjamkan ponsel nya , seperti pagi ini , masih jam 06:00 pagi rara menghubungiku, sementara kami mulai sibuk dengan aktiftas biasanya . 

” rey , biasa calon bidadari surga ” suara bang tino sambil mengarahkan ponsel nya ke arah ku 

Phone by rara = 

” sayang , lagi apa gimana kabar kamu , maaf soal kejadian kemarin di rumah , ya aku tau aku memang salah tapi rey , semua aku lakukan demi pernikhan kita , aku minta maaf sayang ! “ suara rara manja ku tanggap telinga 

hemm sudah lah , seperti yang di katakan mama , mungkin ini ujian pernikahan , ” jawab ku mencoba menenangkan 

” kamu ga marah lagi kan ? Sayang aku kangen kamu ” suara rara yang maja terus ku dengar 

” iya aku juga , oke ra nanti aku hubungin lagi ya , ga enak sama tino , jaga diri kamu salam sama mama ” singkat perkataan ku untuk segera mematikan telpon nya . 

” rey , sebentar

” apa lagi ? Aku benar-benar sibuk ra

emm.. baiklah , aku harap kamu benar-benar memafkan aku rey , karna undangan mggu depan sudah akan ku sebar , ” 

” ya sudah lakukan lah ” 

kamu yakin ga mau liat disian undangan kita , ”  

” apapun yang di tangan kamu pasti hasil nya sempurna , lagian mana mungkin kamu cetak undangan dengan digsain sederhana sementara resepsinya aja di karma bali , ya kan “ jawab ku menyindir ke glamoran rara 

huu baik lah rey , terserah kamu aja aku hanya melakukan apa yang indah demi lebahgian kita , satu lagi rey bicara lah pada bang tino aku dan mama meminta ijin supaya km bisa punya ponsel pribadi . Selamat pagi rey jaga diri kamu , love you ”  

belum sempat menjawab salam , rara telah mematikan ponsel nya lebih dulu aku mengerti mungkin karna sindiran ku soal undangan dan konsep megah nya di bali . 

Benar perkataan rara mungkin aku bisa mengajukan ijin untuk bisa memegang ponsel pribadi , tak menunggu lama setelah sarapan pagi aku yang masih harus menjlanin aktifts rutin dalam rumah rehap segera ku sambangi bang tino , 

” bang kalo gue ngajin izin boleh ga ? ” 

” ijin apa rey , make lagi hahaha ” ledek bang tino , 

Iya pake hati ahahaha ” aku membalas lelucon yang nyaris setiap pagi ku dengar 

gini bang, gue ada rencana mau kerja di luar kira- kira boleh ga ? Terus kalo bisa bang gue mau pegang hp sendiri ” pinta ku jelas dengan jelas 

lo yakin mau kerja ? Ga aneh – aneh kan ? ” perkataan bang toni masih terus menguji ku 

insyallah bang gue ga akan sia- sia in keercayaan lo dan staf disini terutama mama ” 

“Okee.. akan gue bicarain ini sama staf atasan biar mereka pertimangin izin lo , yadah lanjut sana . ” 

” thanks bang , thanks banget ” 

” ya .. oh ya rey , jangan lupa cucian lo numpuk , kasian anak yang lain ke bau an sama pakean lo ” kata bang tino dengan nyengir nya 

” hahaha , sore ini gue cuci ” 

ya .. kami yang sudah di nyatakan sedikit pulih dari masa rehap di kerah kan untuk melakukan kesedian diri secara pribadi dengan tujuan kemandirian sikap , seperti mencuci dan yang lain nya kecuali memasak rumah rehap menyediakan pekerja yang berbeda , ada  juga yang meski sudah bisa di lepas mencuci tetapi tetap memakai jasa mencuci asal kita mau mengkocek uang untuk jasa nya, akh kalo bisa ku kerjakan sendiri kenapa tidak . 

Melihat para mantan pecandu di sekelilingku , mengingatkan masa – masa di mana saat aku mulai menginjakan kaki ke dalam rumah rehap ini, kadang jenuh lelah aktfts yang monoton, rindu teman di luar, angin bebas dan suasana malam yang merampaikan diri , tetapi semua terbayar dengan keteguhan hati yang menjadi tekat bulat untuk bisa bangkit dari masa pemulihan ,dan bayaran dari kejenuan bebepa bulan ini dapat ku rasakan , hidup meras lebih tenang , kepercayaan diri tumbuh dalam jiwa yang positif ,fikiran yang jerni prasangkang yang selalu bisa memepertimbangkan hal yang baik tanpa harus di kejar -kejar hawa setan yang menuntut perbuatan buruk seperti mencuri , memaki orang tua sesama teman, kerabat ,demi mendaptkan uang untuk barang yang menjadikan kita budak nya , bukan hanya itu sifat pemarah , mudah tersindir mudah terintimidasi menerima persepsi buruk , tidak di percaya bahkan sampai tidak pandang rasa kasih dan sayang dengan sesamannya , semua pernah ku alami 

Bukan tidak pernah mendapat nasihat dari banyak orang – orang terdekat bahkan nyaris setiap hari saat mama mngetahui aku sebagai pecandu, air matanya jatuh terus menerus bahkan rara dan teman- teman yang lainya yang tidak sejalan dengan ku saat itu turut menasehatu juga , entahlah ucapan mereka saat itu bukan hanya tak ku dengar hanya sebatas angin lalu saja , sampai aku berada disini melihat teman- teman yang senasip tak membuat ku jera juga , sampai akhir nya aku menyadari dan bercermin dari anima bahwa tidak guru yang paling hebat selain kemauan dan menjadi kan pengalaman adalah sebuah pembelajaran . Dan itu jelas ku rasakan dampak positif nya . 

Matahari terik mulai berlari mengarah awan putih yang mulah meneduhkan bumi , aku yang telah selesai mngerjakan aktftas hari ini ,segera meranjak untuk mnyelesaikan cucian bau ku yang mengangu hidung para teman sekamar ,

mau kemana lo rey , ” tanya noval teman sekamar ku 

nyuci mau ikut lo ” ledek ku 

akh lo jangan nyuci baju rey , tar maen sabun lagi mentang- mentang mau merrid hahahah ” suara noval tak pernah lepas dari banyolan nya . 

” kampreet , gangu aja lo sana sana pergi ” 

” eh rey cewe lo orang kaya masih jadi babu aja , bayar orang buat nyuci tar tangan lo kasar lagi jabat penghulu di bali ahhaha  ” noval masih asik meledek ku 

” sial lo , pergi  pergi pergi .. ahhaha ” dengan gaya bercanda sambil ku lemparkan gayung ke arah noval yang terbahak -bahak melihat ku sibuk dengan cucian kotor yang sudah semingu tak ku sentuh . 

” val mau keman ” teriak ku 

” akj penganten labil tadi gue di usir sekarang di tanya , mau ngopi gue ” balas teriak noval yang sudah di belakng pintu kamar 

” buatin gue satu val “

” wani piro ” jawab noval 

” akh weduss hahaha ” 

Aku tak kesepian semua ku jalanin dengan senang hati , teman- teman seperjuangn yang ingin pulih pun saling mendukung, walau tak sedikit juga masalah selisih paham di anatara kami, entah soal program atau soal kepribadian yang lainya , awal nya ku pikir , siapa kalian seenakanya bermaslah dan berselisih paham dengan ku , akhir nya pernah bebepa kali aku bertengkar dengan teman atau bahkan para pembimbing di sini , 

tetapi setalah cukup lama banyak hal positif yang ku daptkan , semua bisa ku hadapi dengan rendah hati , memandang masalah adalah ujian kesabaran bukan bencana , memandang selisih pendapat adalah penukaran ilmu bukan merasa sok jago yang harus terus di agung agungi , aku merubah hidupku bukan berawal dari pembelajaran materi , tetapi kesadaran diri . Betapa pentingnya menyikapi hal dengan kompromi tanpa mendahului emosi . 

Sebelum mencuci baju ku temukan selembar kertas dengan catatan no tlp yang bertuliskan nama Rian/risma  _ 

baru ku ingat aku mencatat no telap yang di berikan roky untuk mencari tau soal risma adik alm cakra sahabat ku . 

Selang beberpa hari izin ku turun untuk mempunyai aktfts di luar rehab , serta memiliki ponsel pribadi ,  saldo Atm ku yang  sangat tipis sisa tabungan ku dulu akhirnya ku gunakan untuk membeli ponsel genggam pribadi, yang tak bermodel bahkan tanpa camera .tak apa asal bisa komunikish saja dengan teman yang mungkin mempunyai luang info kerja fikir ku 

malam terus memangil dilema yang tak jarang aku jumpai, menatal dari luar tepat ke atas kedung lantai tiga , kopi dan pena menjadi teman setia kala cahaya mulai hilanh di langit , hanya partikel nya yang menjadi jutaan bintang terus menyapa ku tanpa enggan , no baru ku telah tersiar ke bebepa kalanan teman sekedar mencari informasi soal lowongan kerja terutama kawasan solo , entahlah malam ini aku terus mengingag soal lukisan alm . Cakra sampai akhrnya ku putuskan untuk mencari tau dimana risma melalui no tlp pacarnya riyan .. 

phone by rey-riyan . _ 

hallo asalamualaikum . 

” walaikum salam , siapa ya?” Ku dengar suara seorang wanita yang mengangkat nya , ku pikir itu risma ternyta ku cermati suara nya lain meski sudah lama tak kudengar suara risma , tapi dapat ku ingat suara risma yang berat setengah serak di bibirnya . 

” maaf , ini no nya riyan ? ”

“Iya, saya istri nya 

” ouh saya rey teman kampus nya dulu , riyan nya ada ? “ tanya ku mesku terkejut ternyta rian telah menikah dengan wanita lain selain risma . 

sebentar ya . 

Tak lama menungu ku tanggap suara kawan lama ku 

” hallo , siapa ni ? “ tanya rian 

gue yan, rey 

” rey? Rey mana? 

” anak jurnal, rey 

sory , yang pencandu narkoba? 

yaaa ? Gue .” Namaku jelas di kenal sebagai pecandu tak apa itu lah yang terjadi aku tak keberatan . 

” gimana kabat lo rey , 

” baik, eh dah merrid lo , selamat ya sory gue ga tau , 

” iya , gimana mau tau terakahr gue mau kasih undangan lo dah di rehap katanya di solo 

loch berarti lo merrid belum ada setahun donk ” tanya ku 

” belum rey baru kurang lebih 5 bulanan lah . ” 

” oke gue to the poin aja , risma gimana ? 

” aduh rey , panjang ceritanya ,

” garis besar aja deh terus dimana dia sekarang ? 

” di bandung , sama mama nya 

” bandung? Lo tau alamat nya ? 

” gue sms nanti , rey sory bini gue minta anter ke bidan 

” hebat lo belum lama nikah dah mau punya momongan , 

kan tadi gue bilang panjang cerita nya , oke rey nanti gue sambung lagi, sehat lo ya main-main lah ke sini . Gue masih di tempat yang dulu ko . ” 

” ok ok , thanks yan , salam ma bini n keluarga  lo . Asalamulaikum . ” 

Rian yang terburu- buru tak menjelaskan , entah kenapa , tak lama pesan singkat datang dari nya memberitahukan alamat risma dan keluarganya . 

Melihat alamat  yang tertera di bandung seoalah membuka jalan untuk mencari tau juga tempat kediaman anima . 

Tuhan, jalan n petunjuk apa ini ? Berawal dari lukisan tanpa wajah pemberian alm.cakra lalu keberanktan ku pulang ke solo di setasiun gambir yang bertmu anima , bahkan sekar kau mengarahkan keberadaan adik dari teman ku yang seperti soudara kini di kota yang sama . Bandung . 

Tak menunda selang seminggu aku sudah mendpatkan izin bebas keluar dari rumah rehap ku . Tetapi aku tak bisa berkata jujur pada bang tino mau kemana aku pergi . Hanya beralasan . Pulang kejarta bertujuan melamar kerja . Kepulangan ku kali ini tanpa di dampingi . Seluruh staf dan pembimbing di rumah rehap mengembalikan semua soal keselamatan diri pada pada ku sendiri, bagai mana cara menjaga control untuk tidak kembali pada barang yang menghancurkan hidup ku . 

Aku bersyukur Tuhan , kali ini ku kantongi sebuah kepercayaan untuk melangkah bebas di luar 

hari ini aku berdiri di sebuah stasiun solo yang akan mengantar ku ke kota bandung , sebuah rasa yang tak bisa aku gambarkan , tak karuan serta aggggggrrr … 

kerta melaju dengan cepat perjalanan ku serasa amat panjang , kedatangan ku bandung memang mencari risma , tak bisa aku biarkan mendear kabar risma adik dari shabat terbaik ku mengalami hal serupa dengan ku menyandu barang yang mematikan hidup dan masa depan , aku telah berjanji di hadapan mayit sang sabahat sejati bawah akan ku gantikan posisinya sebgai seorang kaka yang melindungi adik nya untuk risma , keluarga alm cakra yang notabene nya broken home , sangat persis dengan kisah ku kala mama jatuh kelubang hitam dulu . Tetapi ini suati kebetulan dan petunjuk tuhan bahwa wanita yang ku cari juga berada di kota yang sama . 

Tak bisa ku bayangkan bagaiman perjalanan ku di kereta , hanya saja tak sabar melinat risma dan anima , sahabat terbaik yang seperti adik ku juga anima wanita yang terus menganngu fikiran ku . 

Alamat yang di berikan rian tak sulit ku cari , kini persis tubuh berdiri di hadapan rumah sederhana dengan panorama desa yang mengarah pegunungan yang asri dan sejuk sekali , milik kelurga risma . 

Tok tok tok … asalamualikum … “ 

walaukum salam  _ ” kudengar sautan yang tak asing ditelinga suara mama lastri orang tua risma 

” yallah rey , ini lo ? Serius ini lo rey ? Rey si kopan ?

Ya dengan terkejut dan tanla di duga mama lastri pun sedikit berterial ke arah ku dengan kaya bicara borju yang lo gue sperti anak muda di zamanya , mama lastri orang tua yang cukul keren di mata ku , kadang karna terlalu akrab nya kami sering ngeroko dan ngopi di teras rumah sambil memandangi tangan lentik cakra mengayun kanfas . 

Bahkan kala dirumahnya aku seperti tak asing aku sering menunjukan keahlian ku dalam memasak dirumah nya sampai julukan ku si kopan ” koki tampan ” dan karna mama lastri sering memangil ku dengan sebutan singkat , aku pun kerap membalas lelucon nya dengan sebutan malas yang artinya ” mama lastri ”  akh ada – ada saja tapi itu lah kami sudah tak asing lagi maka saat kehilangan cakra aku sangat merasakan terpukulnya seperti mereka . 
Sayang nya setelah cakra pergi aku tak punya teman utuk membagi luka dan duka ku tentang mama dan semua maslah hidup ku, sampai akhrnya aku mengenal teman baru yang memperkenalkan ku dengan barang jahanam dan menjadi seorang pecandu . 

” yes malas it”s me . ” 

mama lastri sontak memelukki dan terika memangil risma 

risma butuh lo , pasti dia seneng liat si kopan datang lagi ,rissss … risssmaaaaa rismaaa cepet turun liat ni siapa yanh datang . ” teriakan malas tak pernah berubah nyaring bak kaleng yang terjatuh dari lantai 12 … 

” haduh malas suaranya ga berubah .” Ujarnku 

tak lama ku lihat dari arah ruang tamu kaki risma turun dengan terbatah- batah ketika melihat diriku risma berlari kencang dan memeluku sampai badan ku tertindi di atas sofa . 

siapa mah

” si kopan .rrey

” rey, serius lo ni lo rey , anjrit … reeyyyyyy” 

Risma sudah tak malu lagi memeluk ku di hadapan mama nya , karna memang kami sudah seperti keluarga, tetapi pelukan risma kali ini penuh air mata . Entah bahgia atau luka yanh tersimpan lama . 

lo kemana aja si rey, lo tau kan , gue ga bisa apa- apa tanpa cakra dan lo ,gada yng lindungim gue , gue butuh kalian ” suara risma yang berat dengan air matanya . 

” eh udah- udah kasian ris biar si kopan istrhat dulu .” Sambar mama lastri 

” gaa lo harus dengerin certa gue ” risma merengek yang masih dengan pelukan nya dengan ku .

” akh batu lo , ya udah rey lo kedalam dech ris ajak ke atas . Kasih kamar nya kaka lo , biar gue masak kasian jauh- jauh masa gue suru masak sendiri ”  kata mama lastri

“yakin bisa masak , tar asin lagi hehe ” ledek ku pada malas 

” rese lo, tenang aja paling keracunan haha udah sana istirahat , besok lo baru yang masak oke heheh ” jawab malas dengan santai

Tina di lantai dua risma dalam kamar tak membiakan ku istrhat dulu, aku dapat memahami , kesepian dan rindu nya terhadap ku begitu kenal ku rasa kan . 

” lo harus dengrin cerita gue rey , 

” iya , tujuan gue kesini juga itu, mau tau kabar lo cerita lo ,mama lastri sekarang crtita apa yang mau lo certain keluarin semua , gue disini sekarang . ” 

riyan rey, dia tega banget sama gue , lo tau kan berapa tahun gue pacaran sama dia , bahkan seluruh kampus rrey nama riyan dan risma udah ga asing lagi , sampai awal tahun 2006 rey tepat usia pacran kita 5 tahun , kita memutuskan utuk menikah , gue mau nya langsung nikah tapi rian mau lamaran dulu sebulan setelah lamaran maru dia memutuskan mnikah  oke ga apa’ apa , gue terima , tapi apa rey hari lamaran yang keluarga besar gue datang bahkan papa pun datang saat itu rey , lo gau kan papa sama mama gimana , klo bukan karna lamaran gue papa ga mau ketemu mama lagi , gue seneng rey , seolah keluarga gue utuh , tapi rey, dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore rian ga datang hanphone nya ga aktif gue tlp keluarganya gada yang nyambung sampa gue tlp temenya lo tau rey ternyta rian melangsungkan pernikhan , anj***gggg …. bang****ttt … sakit banget, gue ga percaya , gue kerumahnya sendiri pakai motor sumpah gue berharap malam itu gue mati tabrakan dengan kecepatan tinggi, lo tau rey depan rumah nya ada tenda kecil emang ga banyak tamu nya , tapi gue rey , gue liat sama mata kepala gue sendiri , rian gandengan sama permpuan berkebaya putih , yang lebih parah nya tu cewe hamil rey tuhan rey tu cewe hamillll , anjj***ng 

Melihat risma yang mulai tak kendali akhirnya ku peluk menengankan nya m 

” riss , udahhh ah … udah .. udah , sabar , mungkin aja tu cewe hamil bukan sama riyan , ” 

” taeee… ” jawab risma dengan emosi

” lo ada komunikasih lagi setelah itu? Ga rey gue tutup kuping dan mata gue soal dia bebepa kali dia hubungin gue , gue rasa cukup semua jelas riya selama ini berkhiatan sama gue , selesai rey gue dah ga mau dengarr dia lagi . ” 

memang tak dapat ku percaya , riyan yang begitu dikenal sebagai sosok lelaki rumahan, bakti orang tua , rajin kuliah ibadah nyaris tak tingal , bahkan cinta nya pada risma selalu tak pernah padam , aki turut merasakan luka risma yan mendalam sosok yang di kenal nya begitu seperti malaikat kini berubah menjadi lelaki penjerat hati , 

ku coba terus tenang kan risma , sampai dia mereda dan menanyakan tentang pribadi ku 

“Lo sendiri gimana rey ? ” tanya risma 

” sebelum gue jawab gue mau tau dulu , apa benar lo pecandu sekarang? 

Nyaris ,” jawab risma membingungkan 

Maksudnya ? ” tanya ku heran

” ya awal nya gue sempet deperesi , semingu gue make tapi ga tau gue ga kuat, akhir nya mama bawa gue ke bandung berobat bersyukur rey gue bisa lewatin itu mungkin karna pemakaian nya juga masih baru jadi mudah buat gue lepas tu barang setan ” 

mendengar penjelasan risma aku lega , tak terlalu kuatir mengenai kesehatannya 

” terus lo gimana ” 

” yang seperti lo liat gue sehat gue clean sekarang , 

” terus kedatangan lo kebandung untuk apa ? “ tanya risma 

” ya buat cari lo lah, gue kuatir ris ” tegas ku 

” hemm my brother , thanks a lot ” 

risma memeluk ku dengan rasa persodaraanya , 

” hemm ris , gue mau tanya lo tau alamat ini ” ku berikan selembar kertas alamat dimana anima berada yang telah di beritahukan lewat bang toni 

” wah deket ni rey , tapi ini kan panti sosial autis rey ” 

” apa ? ” aku terlejut mendengar penjelasanya 

” iya lo mau ngapain ? Apa hubunganya rumah rehap sama panti sosial penyandang autis ? ” tanya risma dengan heran 

” gue mau ketemu teman gue , lo bisa anter gue ris ? ” 

“Kapan ?”

” besok mungkin gue cape ! ” 

” ya udah  lo istirahat sekarng besok kita berangkat ” 

tak sabar menunggu besok, malam di rumah risma membuka kembali memory kebersamaan di masa lalu bercanda dan tawa bahkan dengan mama lastri yang sudah ku anggap mama ku sendiri , kini risma menata hidupnya meski dengan kekecewaan yang mendalam terhadap riyan risma masih terus bertahan dan menjadikan hidup adalah sebuah pelajaran , aku salut terhadap ketegaran risma ,kini mama lastri dan risma membuka kedai coffe di kawasan bandung bernama CakRi addict yang artinya cakrarisma addict yang menandakan candu para penikmat coffee saat datang di kedai yang mereka punya , 

mereka memiliki 2 karyawan yang mampu di andalkan, aku semangkin tertarik dengan niat ku membuka kedai tongkrongan melihat para anak muda sudah tidak terlalu menyukai mall tetapi sekedar tempat hangout di sisi jalan yang strategis , bandung tak kalah dengan jakarta suasana  dekat puncak lebih dominan para pemuda dan mudi rela menyiapkan diri berjam- jam sekdar ngopi dan berjumapa kawan bahkan memadu kasih . 

” rey udah jam 8 gue harus ke kedai , lo mau ikut “ tanya risma 

” boleh , ” 

tak ku tolak ajakan risma dan mama lastri , sungguh kedai coffee nya begitu ramai pengunjung , aku banya bertanya soal bisnis muda yang di geluti risma , omongan ku sampai mengarah menawarkan diri untuk menjadi karyawanya , tentu saja mereka dengam senang hati dan tak keberatan , dengan segala pertimbangan aku pun berencana untuk mengajukan ijin keluar untuk waktu yang panjang dari rumah rehap ku , malam semngakit larut kami pulang nyaris jam 2 pagi . , ya kedai yang di buka dari jam 5 sore sampai se sepi nya pengunjung itu tak buat bosan , selain digsn yang moderen klasik serta pemilik yang yang masih muda cantik juga ramah , belum lagi mama lastri yang sangat friendly dengan pengunjung menambah suasana kedai coffe semangkin ramai saja , 

pagi ini aku tak menunda waktu ku untuk berkunjung ke alaman panti autis yang di katakan risma  , melihat mama lastri yang asik buat sarapan ku tengok risma yang masih tidur kelelahan , 

” mah , mama tau alamat ini “ tanya ku 

” si risma bagunin sana suru dia antar lo rey , “ mama lastri yang sedang menyuguhkan piring- piring untuk kami santap , tetapi aku segera bergegas tanpa membangunkan risma terlebih dulu 

Ngapain kesana rey “tanya mama lastri

Mengunjungi teman lama mah ” 

“Rey, mama boleh bicara sebentar kali ini serius rey, anggap aja sebagai mama dan seorang anak lelaki nya ” suara mama risma terdengat serius ini kali pertamanya mama lastri seserius ini , ada apa membuay ku penasaran 

ada ala mah ?” 

” rey, mama mengidap penyakit yang tak bisa mama beri tahu pada risma  , mama tak kuasa rey memberitahuakanya , sejak perceraian mama papa nya dan kehilangan alm kaka yang di cintai nya yang menjaganya itu semngkin membuat dia terpukul jika mengetahui keadaan mama belum lagi depresi yang baru saja dia alamami setelah di khianati riayan calon tunanganya , ” penjelasan mama membuat ku semangkin mengasihi risama dan menjadi penasaran saja. 

Penyakit apa mah , coba bilang sama rey, rey juga anak mama kan ” 

” rey, mama mngidap kanger rahim stadium 2 ” 

” apa kangker ? 

” usss rey pelankan suara nya bodoh ” 

” sejak kapan mah?

” setahun ini rey 

” lalu apa yang bisa rey lakukan mah untuk menolong mama? 

” berjanji lah rey 

” berjanji mah 

” kau yakin ?

” mama rey anak mama , apa mah ?

” apa kamu mencintai seorang wanita ?”

Entah apa maksud nya tapi jika cinta yang di katakan aku memang belum merasakan cinta apapum dari siapapun kecuali soal pernikhan 

tidak mak , kenapa ?

” nikai risma … 

baaaaaammmmm … penjelasan n pernyataam mama lastri solah membuat ku terjebak , entah bagai mana aku menjawab nya . 

“Mah , kita akan bicarakan ini nanti ya , mamah harus kuat dan sabar , semua pasti ada solusinya , ” aku mencoba membuat mama lastri sedikit reda saja ,melihat matanya yang mulai berkaca-kaca aku mulai mengembalikn senyum nya dengan mengoda nya dengan lelucon ku 

Mah, senyummm , sumpah jelak banget mama gue begini ” ledek ku 

” hemm kampreet lo merusak suasana ,”

Mama lastri langsung memeluku , 

” duh mah ,coba begini terus ,ngomong nya lembut pake aku kamu lagi hahahah ” 

aku masih mencoba menghapus air mata mama dengan canda ku ,

melihat jam dinding sudah mengar cepat tak ingin merepotkan risma dan mengangu tidur nya aku segera pamit untuk menemui alamat anima 

“Ehhii malas,akh pamit dulu ya ,nanti kita drama-drama korea lagi pake air mata heheh ” 

mama lastri hanya geleng-geleng kepala saja melihat ku yang terburu- buru . 

rey makan  dulu” teriak mama lastri ke arah ku 

” gampang mah , aku pamit “

” kalo ada apa-apa nyasar tlp mama rey

aku membalikan badan dan bicara 

Mah rey sudah sperti anak mama,rey akan menjaga kalian juga , ini janji seoarang kawan pada alm kawanya janji seoranh kaka lelaki dan seorang anak laki-laki ” 

” hemmm, kopan gue ,makasih rey apa ini artinya setuju rey” tanya mama mendesak

kita akan bicrakan nanti ya ” 

” rey jalan mah

“Hati-hati rey

” yes mam “ 

begitu akrab nya kami sampai tak ada rasa cangung lagi . 

Tak lama kurang dari sejam memutari alamat yang ku cari , tepat dengan warga ku di tunjukan ke arah jalan yang menanjak seperti nyaris ke puncak ,melewati pepohonan rimbun dan suasana deingin nya kota bandung 

tak kuasa aku melangkah dengan begitu berat nya , aku merasa ada sesuatu yang menahan , tetapi hasrat bertemu sang wanita semangkin kuat saja , ketika tubuh tepat berdiri di sisi gerbang putih ku lihat dari kejauhan , ada bebepa orang wanita yang satu pun tak ku kenal, di iringi keluar dari pintu bebepa anak penyandang autis untuk senam pagi  , sungguh tuhan dada ku sesak sekali kabut pagi tak menjaga ku untuk tenang, udara sejuk tak membuat ku diam menghentakan kaki , bolak balik terus menerus , mengerutu berharap anima ku tatal dari luar 

” anima   … hayoollah perlihatkan wajah angun mu ” 

tak lama ponsel ku bergetar , kulihat rara memangil ku . 

Phone by rara _

” rey , kamu dimana ? “

bandung ,”

apa ? Bandung ? Ngapain rey ? Hemm jangan bilang kamu kabur rey aku bersama mama di solo . “

Lagi lagi rara selalu berulah semaunya datang tanpa mengabariku lebih dulu . 

” ni mama mau bicara “

” rey, kamu dimana nak “

” di bandung mah “

” kamu kabur ,kenapa kamu ijin ke jakarata tapi malah ke bandung nak, kami ga aneh-aneh kan “

mendengarkan kecemasan mama membuat ku menghidar dari gerbang putih pintu panti untuk menjelaskan 

” mah tolong rey , demi allah mah rey aneh-aneh , rey ga nakal rey ga nyandu lagi rey di rumah mama lastri mama ingat kan ,ibu nya alm cakra , rey berencana mau kerja di kedai nya mah aduh mah panjang ceritanya , mama jangan bilang rara rey dimana , kali ini aja mah jangan libatkan rara dalam urusan rey , rey akan titip bang tino no telp mama lastri mama bisa tlp sendiri , ingat mah jangan bilang rara ,mama percaya rey kan mah . Tolong mah rey mohon percaya rey .” 

ya … sudah .ini rara mau biacara lagi ” 

mama tak banyak bicara mungkin karna di depan nya ada rara yang memperhatikan , suara rara terdengar lagi

” kamu gila rey, kita sudah mau nikah kamu bertindak seenak nya , ingat rey pernikahan kita sudah sebulan lagi, dan undangan sudah di sebar . ”  

” terserah ” jawab ku singat , rara yang masih bicara panjang lebar tak ku hiraukan mata ku terus menatap dari kejauhan . Masih tak ku lihat wanita yanh ku cari , 

rey , jawan donk rey .

apa ra ? Kamu sudah kendalikan semua kan oke apa lagi ? Masih ada waktu 1 bulan sebeelum hidup aku benar-benar di atur kamu jadi tolong ra aku di bandung han…nyaaaaaa”

.. suara ku tetsendat melihat ada seorang wanita yang keluar dengan mambawa nampan berisi rentetan susu putih di atasnya … 

” rey …. rey .. ” teriak rara semngkin ku tangkap tetapi dengan tak sengaja ku segera mematikan ponsel nya dan mendekati lebih dekat lagi ke gerbang panti 

” anima , anima yaa itu anima _

tak tunggu lama tak ingin membuang kesempatan ku lewati pintu gerbang putih , 

” asalamualikum . Anima “

” walaikum salam . Rey .. kamu “ 

suara anima terkejut melihat ku berdiri di hadapan nya , 

entah getaran apa ini tuhan,menatap matanya penuh pancaran kehidupan yang ingin ku ketahui , 

kaki anima melangkah ke arah ku

rey , bagai mana bisa kamu sampai sini

takdir , takdir yang membawa ku kesini ,anima bagaimana kabar mu ” tanya ku lirih 

” alhamdulillah  , luar biasa rey ,kamu sendiri? ” 

” jauh lebih baik setelah kehadiran mu waktu itu ,”

” apa ?”

Anima bertanya seolah menegaskan apa maksud perkataan ku ,aku yang tanpas sadar menjawab 

hemm,maaf maksud aku,aku pun sekarang mem..baik, heeeuumm maksud nya lebih baik,” jawab ku sedikit gugup 

ah sudah lah rey mari masuk ” 

tak dapat ku sangka anima berbicara dengan lembutnya sedikit berbeda dengan bebepa bulan yang lalu ku jumpai di atap lantai 3 , penuh ketegasan dan sedikit amarah, ” 

aku memperhatikan soal perut anima , karna baju panjang dan kerudung menutupi perut nya ,aku tak bisa memastikan apa kah anima masih mengandung ? 

Tetapi melihat aku yang terus dengan mata menatap nya anima sontak bicara 

apa yang kau cari dalam tubuh ku rey?” 

” hemm anima maaf , aku hanya ..” 

kandungan ku sudah memasuki usia 7 bulan rey, apa tak nampak? Hemm maklum aku kan calon ibu jadi pakainya begini seperti daster beda seperti wanita kota ya “ senyum anima mengiringi suara nya yang rendah hati 

” ya anima kau berbeda , sangat berbeda beda dengan wanita kota ,kau angun cantik rendah hati kau ..” 

uacapan ku yang mulai tak kontrol di sampar anima seketika 

” isiqfar ref ,kau berlebihan . ” jawan anima dengan lembut

” astafirullahalazim ,anima maaf ” 

aku sadar dan malu hati karna tak sadar kan diri saat memuji sang wanita yang selama di cari . 

” bunda, kenalkan ini rey rekan dari rumah rehap “ sapa anima pada bebepa wanita setengah baya yang menjadi para pengurus panti sosial naungan anak- anak yang memiliki keterbatasan . 

Perkenalan ku singat pada para wanita dan bebepa lelaki setang baya juga di dalam nya , aku segera di ajak duduk di teras belakang panti yang menghadap pegunungan dengan pemandangan yang masih asri pedesaan hijau nya . 

” ada ala rey ? Apa yang kau cari ? ” 

“Entah lah anima, saat bertemu dengan mu seolah ada sesuau yang mengubah hidup ku” 

” anima siapa sebenarnya kamu? Apa yang kau lakukan di atas lantai 3 wakti itu? Lalu keman setalh itu? Dan buat apa disni ?

rey , malam itu ku pikir kau pria bodoh yang pendiam ,karna saat aku biacara tak satu kata pun yang keluar dari bibi mu,tapi sekarang hemm .. bukan satu kata bahkan jutaan kata ka lontarkan tanpa memberi ku kesempatan menjawab salah satu nya ,apa yang membuat berubah sperti ini rey, seolah kau punya energi yang kuat sampai kau nyaris tak terlihat sperti mantan pecandu “

sontak aku menjawab dengan cepa . 

” kamu . …… 


COUNTINUED _ UHUHUHU BAB 4 RAMPUNG _ hayoo jangan bapee .. 😁 

Penasaran ga sich anima punya suami atau ga? Tapi kemana suami nya? Terus setelah bertemu anima gimana ya rencana rey menikah ? Soal janji menjaga risma adik alm temanya apa rey juga selama ini menyukai risma Uffff penasaarrraaannn … yoooo lanjut baca buku nya …. inyallah terbit di bulan depan ya gengs malsh sudah mampir ! 

Oleh _ Julia Panjul

 

addict · Buku · fiksi · Gaya Hidup · insomnia /penyakit · lovestory · Pejuang Dunia · perempuan · Sastra/puisi · short story · Tak Berkategori

Batas 

Tiga lampu nyalah bergantian ,suram melihat zaman , terang ku telan 

buah manis di ujung jalan sudah bertuan apa yang di perhitungkan bukan hak penikmat nya 

suara anak perawan menjerit kesakitan suasana kota penuh rayuan

patromak bapak padam , ibu teriak kegelapan , nasib mana lagi yang terang tidak bisa di lihat mata 

Sejauh kaki melangkah sekuat jejak tak sampai , meski tingal setapak kau buat buta para budak 

menjajaki tak jua tepi ,meraih tak jua mata lirih , kau buat ruang yang tak bisa ku tuang 

bagai sisi yang tebal sampai akhirnya ku tebas , semua yang ku anggap batas 
Oleh : JuliaPanjul _ 

IG _ @ Juliapanjul_menulis919  

Tak Berkategori

Pagi indonesia 

Jutaan tubuh anak manusia mengayun semangat dalam jiwa ,menyambut penuh giat demi sebuah kewajiban dan tanggung jawab , Selamat pagi indonesia 

kami raga yang tak pantang menyerah menyosong hari tanpa amarah, meski keringat dan lelah di tangung badan tak akan kami pantang berjuang , 

anak cucu menunggu sembari berangat sekolah demi sebuah pendidikan yang akan menyelamat kan dunia ,dari para penjajah serakah ,

para wanita setengah baya jua tak diam raga , menjadikan rumah sebagai istana doa menjadi pondasi berserah pada Tuhan sebagai narasi hati, dengan hati dan tangan terbuka 

sambut lah kami para pejuang dunia ,yang akan menjajaki nasib si tiap kota , semangat kami tak gentar karna kami anak titisan anak bangsa  , selamat pagi dunia selamat pagi indonesia 

Diperjalaan mengais rizki dan pendidikan ,Bogor maret 2017 

JuliaPanjul